Potret Kekuasaan di Balik Krisis Ekosistem

Potret Kekuasaan di Balik Krisis Ekosistem

Dalam mempelajari krisis ekosistem, belajar bukan hanya menambah jumlah kekayaan informasi, data dan pengetahuan, tetapi juga melakukan refleksi, oto-kritik dan rekonstruksi cara berpikir dan bertindak. Bila tidak demikian, tiap usaha reformasi kebijakan akan bersifat coba-coba salah dan terperangkap menjadi faktor pembuat komplikasi. Buku ini menyuguhkan kekayaan data, ketajaman analisis, dan untaian refleksi perihal kepentingan, kekuatan, pemikiran dibalik krisis ekosistem. Misalnya pada bagian tentang Agraria Kehutanan (hal 50-69). Akar masalahnya bukan hanya soal isi aturan perundang-undangan…

Read More

YMC Kerja Sama LP3ES Gelar Pelatihan Riset, Pemuda Dalam Menganalisis Sumber Konflik

YMC Kerja Sama LP3ES Gelar Pelatihan Riset, Pemuda Dalam Menganalisis Sumber Konflik

JURNALPOST.COM, MAKASSAR — Yayasan Masagena Center (YMC), kerja sama Lembaga Penelitian Pendidikan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) mengelar pelatihan riset bagi pemuda dalam menganalisis sumber konflik. Dilaksanakan di Hotel Maxone Jalan Pahlawan Makassar, dari Selasa-kamis 19-21 Desember 2017. Salah satu pelaksana kegiatan tersebut  Samsang (Direktur Eksekutif YMC) Menjelaskan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan karena salah faktor penting yang menghambat demokrasi di Indonesia adalah adanya konflik. Dalam kebanyakan kasus, konflik melibatkan kaum muda baik sebagai korban ataupun…

Read More

LP3ES Tingkatkan Riset Pemuda dalam Menganalisis Sumber Konflik

POROSMAJU.COM, MAKASSAR — Yayasan Masagena Center (YMC) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian Pendidikan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) mengelar Pelatihan Riset bagi Pemuda dalam Menganalisis Sumber Konflik. Pelatihan ini dilaksanakan di Hotel MaxoneMakassar, Selasa–Kamis, 19–21 Desember 2017. Direktur Eksekutif YMC, Samsang, menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan karena salah faktor penting yang menghambat demokrasi di Indonesia adalah adanya konflik. Dalam kebanyakan kasus, ungkap Samsang, konflik melibatkan kaum muda, baik sebagai korban atau pun pelaku. Survei LP3ES pada…

Read More

Minimalisir Potensi Konflik lewat Development of Youth Network for Conflict Prevention

MERCURIUS TOP FM, Makassar – Yayasan Masagena Centre mengadakan kegiatan Pemberdayaan Pemuda dalam membangun Demokrasi Tanpa Kekerasan yang bertujuan pada pembentukan jaringan pemuda untuk pencegahan dan penyelesaia konflik, di Hotel LYNT Makassar,  Kamis (23/11/2017). Kegiatan ini berfokus pada pengurangan konflik kekerasan dan konsolidasi demokrasi di Indonesia dengan menekankan pada peringatan dini konflik pemuda dengan kekerasan dan perdamaian yang berbasis aplikasi. Kegiatan ini sendiri di laksanakan di tiga kota di Indonesia, dengan penyelenggaran LP3ES di Jakarta,…

Read More

Konflik Kepemudaan, Ini Hasil Survey Masagena

Kegiatan pemberdayaan pemuda dalam rangka pengembangan Demokrasi tanpa kekerasan yang di lakukan di tiga Kota secara bersamaan pada tanggal 6-11 Juni 2017 lalu yang melibatkan sekitar 100 responden di tiap daerah yang di fasilitasi oleh Lembaga UNDEF. Pada kegiatan tersebut dilaksanakan oleh LP3ES di Jakarta, Yayasan Masagena di Makassar, dan Ilalang di Papua. Ketua Yayasan Masagena menjelaskan bahwa “perkembangan konflik yang ada di Makassar merupakan konflik pemuda, sedanfkan yang menjadi pemicu pada konflik tersebut atas…

Read More

Pemuda untuk demokrasi tanpa kekerasan dibentuk

Jayapura, Jubi – Program pemuda untuk demokrasi tanpa kekerasan dibentuk oleh Institut toleransi keberagaman dan pelestarian lingkungan (Ilalang). Terbentuknya organisasi itu sebagai  kelanjutan survey program pengembangan pemuda mencegah konflik di Tanah Papua. “Ilalang bersama lP3ES bekerja sama dengan penggalang Papua dan Massagena Center, Makassar, mengimpletasikan program berjudul penguatan pemuda untuk pembangunan demokrasi tanpa kekerasan demokrasi,” kata Koordinator Institut toleransi keberagaman dan pelestarian lingkungan (Ilalang) Hardin Halidin, kepada wartawan, kamis (16/11/2017). Menurut Hardin, program itu mentargetkan…

Read More

Dinas Pertanian-TNI Sinergi Monitor Pertanian Perkuat Ketahanan Pangan di Kediri

Dinas Pertanian-TNI Sinergi Monitor Pertanian Perkuat Ketahanan Pangan di Kediri

Kediri (Antara Jatim) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, Jawa Timur menilai bantuan TNI untuk memonitor tanaman pertanian memberikan dampak yang cukup signifikan dan bagus, salah satunya juga membantu perbaikan saluran irigasi, yang membuat air bisa mengalir lebih lancar ke lahan pertanian. “TNI dengan dinas pertanian sama-sama memonitor perkembangan tanaman pertanian, pertambahan areal dalam rangka swasembada pangan. Jadi, sekarang satu bahasa dan saling beri masukan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota…

Read More

Badan Ketahanan Pangan Susun Peta Kerentanan Pangan

Badan Ketahanan Pangan Susun Peta Kerentanan Pangan

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Mengantisipasi terjadinya kerentanan dan kerawanan pangan, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian menyusun Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA). FSVA diharapkan jadi alat bantu penetapan kebijakan pangan. Kepala BKP Agung Hendriadi menyatakan, untuk antisipasi persoalan rawan pangan dan gizi buruk harus didukung informasi ketahanan pangan yang akurat, komprehensif, dan tertata dengan baik. Sehingga dapat dilakukan penanganan yang tepat untuk daerah yang mengalami kerentanan pangan. Menurut Agung, FSVA sangat membantu karena sesuai dengan…

Read More

Jonan Optimistis Harga Listrik Energi Terbarukan Makin Murah

Jonan Optimistis Harga Listrik Energi Terbarukan Makin Murah

Jakarta – Tantangan pemerintah dalam memanfaatkan energi terbarukan kerap muncul dari harga jualnya yang sulit bersaing dengan energi konvensional. Padahal energi terbarukan penting untuk menjaga ketahanan energi di masa mendatang. Meski demikian, Menteri ESDM Ignasius Jonan optimistis harga energi terbarukan di masa mendatang bisa lebih kompetitif. Hal tersebut dibuktikan dengan harga jual pembangkit listrik tenaga arus laut di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akhirnya bisa turun ke angka US$ 7,18 sen/kWh dari yang tadinya ditawarkan…

Read More

Waspadai Politisasi Rohingya oleh Kelompok Radikal

Waspadai Politisasi Rohingya oleh Kelompok Radikal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Peneliti Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai politisasi yang dilakukan oleh kelompok radikal atas krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar yang dapat memicu konflik di dalam negeri. Apalagi, kata peneliti LP3ES Adnan Anwar di Jakarta, Kamis (7/9), krisis etnis Rohingya di Myanmar itu dibumbui isu agama yang sangat sensitif. “Kita harus bisa mendudukkan persoalan masalah etnis Rohingya dengan cermat. Jangan serta merta disimpulkan…

Read More
1 2